Jokowi dan Reformasi Satpol PP

Telah cukup lama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta memiliki nama buruk di benak publik, terutama akibat aksi kekerasan mereka saat melakukan penggusuran.

Sebagai gubernur, Jokowi melakukan beberapa pembenahan untuk membuat Satpol PP lebih humanis dengan tetap mampu menjaga ketertiban DKI. 

1. Satpol PP tidak lagi membawa pentungan, pisau atau senjata lain saat melakukan penertiban, jadi tidak ada kekerasan.

Pendekatan yang dilakukan adalah persuasif. Misalnya, untuk pedagang kaki lima yang menempati lokasi ilegal, Satpol PP memberikan tiga peringatan yang berupaya memberikan pemahaman kepada pedagang. Peringatan pertama 7×24 jam, kedua 3×24 jam dan terakhir 1×24 jam. Bila keras kepala, langkah selanjutnya adalah negosiasi.

2. Kebijakan lain: Tidak akan ada lagi kejar-kejaran. Jika pedagang yang akan ditertibkan lari, Satpol PP akan membiarkan saja, tapi tetap  rutin melakukan penertiban.

3. Menambah jumlah personel perempuan

Dengan demikian, kemampuan persuasif kesatuan ini diharapkan lebih kuat karena kekuatan fisik bukan lagi ujung tombak Satpol PP dalam menciptakan ketertiban. 

4. Jokowi mengganti Kepala Satpol PP DKI, yang sebelumnya selalu lelaki, menjadi perempuan.

Pada Februari 2013, Sylviana Murni mulai bertugas sebagai Kepala Satpol PP menggantikan Effendi Anas, yang sudah memasuki masa pensiun. 

Sylviana Murni, yang juga Asisten Pemerintahan DKI, dilantik sebagai menjadi Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP. Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/02/22/231462949/Sylviana-Murni-Jadi-Kepala-Satpol-PP-DKI

Sosok perempuan sebagai Kepala Satpol PP bukan hal baru bagi Jokowi. Tradisi ini sudah ia mulai saat bertugas sebagai Walikota Solo. Saat itu, Jokowi mengangkat Sri Kadarwati sebagai Kepala Satpol PP Surakarta dan telah mengubah Satpol PP menjadi lebih baik.

Bila Jokowi kelak menjadi presiden, bukan tidak mungkin ada lebih banyak kepala satpol PP perempuan di berbagai daerah sebagai upaya agar Satpol PP lebih berwajah humanis, mengutamakan persuasi, dengan tetap bersikap tegas.

 

Iklan

One thought on “Jokowi dan Reformasi Satpol PP

  1. Ping-balik: Antara Prabowo dan Jokowi - Politik - hermansaksono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s